GAZEBO UNUJA MENJADI SARANG PENGGUNA INSTASTORY, PARA KOPRI AJAK KADER BANGUN LITERASI

Melihat dari mahasiswa yang minim fasilitas tempat pada jam istirahat, para Petinggi Universitas Nurul Jadid berinisiatif untuk dirikan gazebo di halaman-halaman Universitas Nurul Jadid. Disamping itu, tujuan dari didirikannya gazebo tersebut juga yaitu agar para mahasiswa, bijak dalam memanfaatkan waktu luangnya untuk membaca sembari berdiskusi.


Namun pada realitanya sekarang, gazebo tersebut malah lebih sering digunakan untuk hal yang kurang berkualitas, seperti maen game Bersama (MABAR), maupun sekedar bermain instastory. Hal ini menandakan bahwa literasi mahasiwa Universitas Nurul Jadid telah mengalami degradasi. Melihat situasi itu tetap berlanjut, para aktifis pergerakan putri yang dipelopori oleh para Kopri se-universitas pun lakukan aksi perpustakaan keliling.

Memang sudah sejak dari bulan November lalu Para Kopri merunding dan memunculkan ide bagaimana caranya agar literasi kader lebih berkembang dan berjalan dengan baik. Akan tetapi, karena penuhnya kegiatan-kegiatan kampus dan komisariat pada bulan lalu, membuat para kopri sulit menemukan waktu untuk merealisasikan rencana tersebut. Namun tepat pada bulan desember, merekapun berhasil merealisasikannya.

Masing-masing dari mereka menyediakan beberapa buku yang didapatkan dari hasil kerjasamanya dengan pengurus Al-FIKR. Dari saking antusiasnya, para Kopri rela Lelah mengelilingi Gedung-gedung kampus demi mencari kader, untuk kemudian diajak membaca dan berdiskusi di gazebo Unuja. Setelah menemukan beberapa kader, merekapun menyegerakan memulai aksi membaca dan diskusi itu. Pada diskusi tersebut, mereka membahas tentang kemerdekaan Tan Malaka.

Walaupun hanya berhasil mengumpulkan segelintir kader untuk mengikuti aksi tersebut, semangat dan usaha mereka patut kita apresiasi. Salam Pergerakan!


Penulis : Alifia Khairullina | Editor : Ivan Kharisma

Posting Komentar

0 Komentar