Tujuan sahabat lukman, Aksi kemanusiaan yang sedang terkena musibah erupsi semeru yaitu salah satunya ikut andil sebagai relawan di posko-posko daerah candipuro bersama sahabat-sahabat pergerakan.
Tepat pada tanggal 4 Desember 2021, kisaran pukul 4.30 WIB. Terjadi Erupsi gunung semeru yang Membuat warga berlarian.
Pada mulanya kondisi cuaca di daerah gunung semeru dalam keadaan hujan, mayoritas masyarakat sedang bersantai Setelah pulang bekerja dari ladang, karna kebanyakan masyarakat yang tinggal didaerah gunung semeru, khususnya di daerah candi puro dan Prunojiwo ialah seorang petani dan penambang, jadi tidak ada seseorang yang mengetahui bahwa akan ada terjadinya erupsi.
Ketika erupsi mulai terjadi dan mengeluarkan lava , titik utama desa warga yang terkena erupsi gunung Semeru yaitu desa sumbersari dan desa spiturang kecamatan prunojiwo, lava mengalir dari kecamatan Candipuro sampai kecamatan prunojiwo,sehingga 2 kecamatan ini terkena dampak besar dari Erupsi gunung semeru, mulai dari rumah,tempat ibadah,ternak warga,fasilitas umum ,lahan lahan warga.
Sesuai Data saat ini dari mahasiswa, PMII, ansor,parpol,pramuka, bertempat di posko candi puro,pondok pesantren ulul albab, karna disini adalah titik teraman yang dapat di singgahi oleh para pengungsi.
Dan data korban keseluruhan yang hingga saat ini ialah 894 dari berbagai kecamatan, desa,dan berbagai posko lainnya.Pemerintah kabupaten Lumajang membuka 29 posko cabang di berbagai desa dan kecamatan ,antara lain :pasirian,Tempeh,lumajang, klakah, dan lain-lain.
Awlnya posko utama yg didirikan oleh pemerintah lumajang berada di lapangan sumberwuluh. Namun saat ini lapangan sumberwuluh berada di zona merah dikarenakan Sumberwuluh di himpit oleh 2 desa yang sudah terpendam lumpur. Oleh sebab itu pemerintah kabupaten lumajang memutuskan untuk memindahkan posko utama ke desa candi puro dan beberapa desa lainnya.
Untuk barang logistik yang di terima hari ini sudah overload, hanya saja terkadang terdapat beberapa bahan yang sangat dibutuhkan dengan mendesak saat itu juga, seperti bahan-bahan dapur : gula,minyak,tepung,dan bumbu-bumbu dapur.
Sedangkan untuk logistik lainnya, seperti , minuman,susu bayi,makanan , pakaian balita,remaja, lansia, bahkan beras Mie,dan lain-lain sudah lebih dari cukup (overload). Begitu pula di posko cabang lainnya. Hingga saat ini masih banyak barang logistik yang belum terpakai.,dikarnakan para pengungsi tidak bisa memaksimalkan penggunaannya.
Para pengungsi khawatir dan memikirkan bagaimana setelah erupsi selesai, masyarakat akan tinggal dimana sedangkan tempat tinggal mereka telah tidak bisa untuk ditinggali, dan barang barang yang berada di dalam rumah kemungkinan sudah tidak bisa dipakai lagi.
apakah posko-posko lainnya terutama posko di Candipuro ini hanyalah sebagai tempat logistik saja? Atau bisa di tempati oleh para pengungsi? Jika bisa ditempati oleh pengungsi, kira-kira berapa jumlah pengungsi di posko Candipuro?
selain untuk tempat logistik , kita juga membangun tempat untuk para pengungsi.Hingga detik ini para pengungsi yang masih menetap di posko pondok pesantren ulul albab sekitar 297 pengungsi.
Penulis : Saiful Bahri | Kader PMII Rayon Asghar Ali Engineer Angkatan 2019
0 Komentar