Kabut lingkungan
Intuisi
menumpul
Literasi
bak kata asing yang tersampul
Dupa-dupa
bagai beban intelektual yang memukul
Geger
beramal seperti mantan pejuang di udik Digul
Gempar,namun
redup pada waktunya
Ah,kelopak
matamu!!
Perumpama
berita mandul bagi pengantin baru
Senyap
dan menusuk inti kemesraan
Lupa
Upaya
untuk melupa
Berangsur
kata mulai kupenjara
Takluk
akan hukum takdir yang berderu
Entah
mengapa? rindu menjadi tersangka baru
karena
ia menipu
Mengadakan
ilusi bagi dua insan yang tak mungkin Bersatu
Hanya
dalam do’a mereka bebas bercumbu.
namun
beda perkara mengenai bait yang ingin hidup
sudah
terbiasa perih pada hati yang terlatih
Jumpa,telah
melalui lembaran pedih
oh
kasih yang dipilih
Oleh : Alghajali

0 Komentar