Pondok Mahasiwa Pesantren Nurul Jadid Adakan Refleksi Akhir Tahun 2021

Ingin tutup tahun 2021 dengan hal yang lebih baik dan bermanfaat, Pondok Mahasiswa Pesantren Nurul Jadid adakan refleksi akhir tahun dengan bertemakan “Implementasi Nilai-nilai Trilogi dan Panca Kesadaran Santri dalam Membentuk Kepribadian Paripurna pada Zaman Disrupsi 4.0” yang bertempat d Aula II Pondok Pesantren Nurul Jadid; Jumat (31/12/2021).

Acara refleksi ini digelar untuk santri dengan menghadirkan Kyai Muhammad Faizi, selaku Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Annuqoyah Sumenep sekaligus sebagai narasumber dalam sesi seminar acara tersebut. Uniknya, dalam acara itu ada sesi dimana para santri menyanyikan lagu Indonesia raya dan Syubbanul Wathan sebagai bentuk simbolik santri yang berjiwa Nasionalis.

Pada sesi sambutan, Dr. H. Achmad Fawaid ,S.S. MA selaku Kepala Lembaga Integrasi Kokurikuler (LIK) Universitas Nurul Jadid menyampaikan bahwa acara refleksi ini sudah berjalan dari tahun 2017 sampai sekarang ini. Beliau juga mengatakan, kegiatan refleksi ini diibaratkan dalam dunia kesehatan seperti pijat tubuh, agar kita lebih spirit dan berenergi positif kedepannya.

Kyai Muhammad Faizi penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa hubungan manusia itu ada 3 dimensi; hubungan kepada Allah, manusia dan kepada lingkungan. Dengan menggunakan kacamata trilogi santri dan panca kesadaran santri, sekiranya bisa membawa kepada kesadaran selayaknya kita seorang manusia; karena esensi manusia itu berpikir, sambil lalu berdzikir. 

Beliau juga menjelaskan tentang tantangan kita dizaman disrupsi ini. “Yang menjadi tantangan di zaman disrupsi ini ialah perlawanan terhadap kejahatan yang menindas; banyak ketaksadaran masyarakat tentang hal baru yang muncul, yang sebetulnya itu positif namun tak tau dipersiapkan untuk siapa; umpamanya jalan tol yang banyak menghabiskan hak warga. Karena kejahatan yang terorganisir, bisa mengalahkan banyak kebaikan yang tidak terorganisir; maka dari itu santri wajib hidup berorganisasi” pungkas beliau.


Penulis : Khoirul Anam | Editor : Ivan Kharisma

Posting Komentar

0 Komentar