Seminar Kebangsaan Dan Pembukaan Musyawarah Wilayah Halaqoh BEM Pesantren Indonesia

Badan Eksekutif Mahasiswa Pesantren se-Indonesia wilayah Jawa timur mengadakan pelantikan pengurus sekaligus kegiatan Seminar Kebangsaan dalam rangka pembukaan Musyawarah Wilayah Halaqoh dengan tema "Implementasi Pancasila dan Semangat dalam Menegakkan Hukum di Indonesia" yang bertempat di kampus Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Sabtu (21/01/2022)

Acara tersebut di mulai kisaran pukul 14:00 WIB dan dihadiri oleh BEM Pesantren se-Jawa Timur. Pada sesi sambutan sekaligus pembukaan Halaqoh BEM Pesantren, Bapak Musbihin, M.Pd selaku Wakil Rektor 2 institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan dalam sambutannya mengatakan bahwa dunia ini memiliki suatu kekuatan yang dapat memersatukan, "Di dalam ajaran hindu dikatakan bahwa di dunia ini terdapat suatu kekuatan yang menyatukan, dalam artian menerima segala perbedaan". Ungkap beliau.

Kemudian dalam sesi Seminar Kebangsaan, bapak Agus Prastyo selaku AKBP Jatim sekaligus sebagai pemateri pertama acara tersebut mengatakan bahwa banyak hal penting yang harus dilakukan oleh pemuda bangsa. "Mahasiswa ini tidak perlu diragukan lagi keberadaannya karena sebagai penerus bangsa, maka penting untuk mengutamakan kedisiplinan, dan yang paling penting harus bijaksana dalam bermedia sosial, dalam artian dapat menfilter berita-berita yang ada", tuturnya.

Sedangkan yang menjadi narasumber kedua di tersebut ialah Wakil Gubernur Jawa Timur, bapak Emil Elestianto Dardark. Beliau mengatakan bahwa “NU telah memberi Nilai-nilai Pancasila, dan pesantren bukanlah hanya dalam lingkup berapa jumlah SKS agar nilai kita tinggi, Melainkan bagaimana kita bisa mendapatkan ilmu Agama dan kulturnya yang bhineka tunggal Ika, berbeda-beda baik dari budaya dan lainnya, akan tetapi mempunyai tujuan kesejahteraan yang sama".


Penulis : Muhammad Dendy Musthofa

Posting Komentar

0 Komentar